Hal itu kata Airlangga, untuk meningkatkan penerimaan produk sawit di pasar dunia. Sehingga pengembangan produk hilir sawit menjadi pilihan. ”Dengan memperhatikan peningkatan nilai tambah produk,” ujarnya.
Pertemuan Tingkat Menteri tersebut diakhiri dengan CEO Forum. Yang di co-chair oleh kedua menteri. Dan dihadiri CEO Perusahaan Kelapa Sawit kedua negara. CEO Forum menyepakati perlunya pendekatan diplomatik. Yakni mengcounter negara-negara yang menerapkan tariff barrier atas produk kelapa sawit. Dan, perlu tetap bersama-sama menghadapi segala tantangan. (dri)
