Oleh: DAHLAN ISKAN
INI hanya testimoni. Yang dalam hierarki penelitian derajatnya paling rendah. Dan wartawan terlalu banyak menulis berbasis testimoni. Pun seperti yang saya tulis hari ini.
“Alhamdulillah, tidak ada keluhan apa pun,” ujar Siti Fadilah Supari, mantan menteri kesehatan yang gelar akademisnya profesor doktor.
Fadilah menjalani “vaksinasi Nusantara” Jumat pagi lalu. Kesaksian ini diucapkan Sabtu petang kemarin.
“Apakah tidak meriang?”
“Tidak,” jawabnya.
“Tidak mengantuk?”
“Tadi malam mengantuk sekali. Tidur nyenyak. Senang sekali bisa tidur nyenyak,” katanya.
Saya juga mendapat WA testimoni suka rela dari Sudi Silalahi. Ia mantan sekretaris kabinet. Letnan Jenderal purnawirawan.
“Mas DI, Alhamdulillah, sejak ambil darah sample, sampai dengan pasca suntik Vaknus tidak ada keluhan apa-apa,” tulisnya. Jam 17.00 kemarin saya menelepon Pak Sudi. Dengan ragu. Saya ingin testimoni lebih banyak. Tapi saya tahu, di bulan puasa seperti ini, pada jam seperti itu Pak Sudi pasti sudah di masjid.
