Ahmad Al-Neama pun mengucapkan terima kasih kepada pelanggan setia dan semua pemangku kepentingan atas dukungannya kepada Perseroan. Ini memotivasi mereka untuk mencetak hasil luar biasa ini.
“Kami terus berkomitmen untuk memastikan konektivitas serta ketersediaan produk dan layanan digital yang dibutuhkan masyarakat di seluruh Indonesia selama masa sulit ini, dan untuk mempercepat transformasi Indonesia menjadi bangsa yang digital,” papar Ahmad Al-Neama.
Kinerja keuangan yang positif di kuartal pertama 2021 merupakan keberhasilan manajemen mempertahankan momentum pertumbuhan tahun sebelumnya. Total pendapatan Indosat Ooredoo tumbuh sebesar 12,6% YoY menjadi Rp7,3 triliun.
Disebutkan, pendapatan seluler meningkat sebesar 12,5% YoY menjadi Rp6 triliun. Bisnis enterprise kembali pulih pada kuartal pertama 2021 dengan pertumbuhan pendapatan enterprise (YoY) sebesar 17,1% menjadi Rp1,3 triliun.
EBITDA meningkat 42,5% YoY, mencapai Rp3,4 triliun. Hal ini disebabkan kombinasi pertumbuhan top line dan efisiensi biaya yang berkontribusi pada pertumbuhan margin EBITDA sebesar +9,7pp YoY mencapai 46,2% di kuartal pertama 2021, tertinggi dalam tujuh kuartal terakhir. Indosat Ooredoo juga mencatatkan laba bersih sebesar Rp172 miliar, meningkat Rp778 miliar dibandingkan kuartal pertama 2020.
