indoposonline.id – WHO memvalidasi vaksin Sinovac-CoronaVac COVID-19 untuk penggunaan darurat. Validasi yang diumumkan hari ini bisa menjawab keragu-raguan warga dunia akan keampuhan vaksin virus Corona yang diproduksi oleh perusahaan farmasi Sinovac di Beijing, China.
WHO juga memberikan jaminan kepada negara, penyandang dana, lembaga pengadaan, dan masyarakat bahwa vaksin Sinovac memenuhi standar internasional untuk keamanan, kemanjuran, dan pembuatan.
“Dunia sangat membutuhkan beberapa vaksin COVID-19 untuk mengatasi kesenjangan akses yang sangat besar di seluruh dunia,” kata Dr Mariângela Simão, Asisten Direktur Jenderal WHO untuk Akses ke Produk Kesehatan, dalam keterangan tertulis WHO.
Dia juga mendesak produsen untuk berpartisipasi dalam Fasilitas COVAX, berbagi pengetahuan dan data, serta berkontribusi untuk mengendalikan pandemi.
Daftar Penggunaan Darurat (EUL) WHO adalah prasyarat untuk pasokan vaksin Fasilitas COVAX dan pengadaan internasional. Ini juga memungkinkan negara untuk mempercepat persetujuan peraturan mereka sendiri guna mengimpor dan mengelola vaksin COVID-19.
