Ipol.idIpol.id
Aa
  • Home
  • News
  • Nasional
    • Jabodetabek
    • Jakarta Raya
    • Nusantara
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Si Ipol
  • Opini
  • More
    • Video
    • Gaya hidup
    • Sosok
    • Tekno/Science
    • Galeri
    • Indeks Berita
Reading: Olimpiade Tokyo 2020: Tersandung di Campuran, Tim Panahan Bidik Nomor Berikutnya
Share
Ipol.idIpol.id
Aa
Cari berita disini...
  • Home
  • News
  • Nasional
    • Jabodetabek
    • Jakarta Raya
    • Nusantara
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Si Ipol
  • Opini
  • More
    • Video
    • Gaya hidup
    • Sosok
    • Tekno/Science
    • Galeri
    • Indeks Berita
Follow US
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan IPOL.ID
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
Ipol.id > Headline > Olimpiade Tokyo 2020: Tersandung di Campuran, Tim Panahan Bidik Nomor Berikutnya
HeadlineOlahraga

Olimpiade Tokyo 2020: Tersandung di Campuran, Tim Panahan Bidik Nomor Berikutnya

Pak We
Pak We Published 24 Jul 2021, 20:01
Share
2 Min Read
panahan olimpiade tokyo
Pemanah Indonesia Diananda Choirunisa. Foto: Antara
SHARE

indoposonline.id – Langkah duet Riau Ega Agatha dan Diananda Choirunisa di nomor beregu campuran terhenti setelah kalah dari Turki di babak perempatfinal yang berlangsung di Yumenoshima Final Field.
Indonesia kalah 2-6 dari Turki yang mengandalkan duet Yasemin Anagoz dan Mete Gazoz dan memupus impian untuk meraih medali.
Ega dan Anis sempat tampil meyakinkan di set pertama dan kedua. Tapi, mereka mulai mengalami kesulitan di set ketiga dan keempat. Angin kembali menjadi faktor penghambat Tim Indonesia.
“Tadi kami sudah mencoba semaksimal mungkin untuk menentukan arah angin, dan pada saat menembak sempat tidak ada angin. Tapi saat sudah melepas anak panah, angin bertiup di tengah, sehingga arahnya belok. Kami mau memperbaiki sudah ketinggalan cukup jauh. Semoga bisa tampi lebih baik lagi di nomor berikutnya,” ujar Ega usai pertandingan.
Evaluasi juga datang dari pelatih Lilies Handayani. Peraih medali perak Olimpiade Seoul 1988 ini menga optimis dan para atlet sudah melihat arah angin.
“Tapi masih kurang detil. Angin yang sekarang berbeda dari tiupan angin kemarin. Sebelumnya angin bukan dari tengah, tapi di target dan sisi. Sekarang, angin di tengah sementara di target tidak ada angin. Jadi kita terkecoh. Saat membidik tidak ada angin di target, tapi saat lepas muncul angin di tengah,” kata Lilies.
Kegagalan di nomor beregu tidak membuat tim panahan putus asa. Anis masih akan turun di nomor perorangan, sementara Ega akan tampil di nomor perorangan dan beregu.
“Untuk individual saya tetap optimis. Setelah ini, kami akan berlatih lagi agar bisa memperkecil kesalahan di nomor berikutnya. Solusinya, kami harus lebih teliti melihat arah angin, tidak hanya di target, tapi juga di tengah, antara pepanah dan target,” ujarnya.
Anis akan mengawali babak pertama nomor perorangan melawan atet Denmark Maja Jager pada Kamis (29/7), sementara Ega menghadapi David Barnes (Australia) dan Bagas Prastyadi melawan atlet Australia Taylor Worth pada hari yang sama. Sebelumnya, Arif Dwi Pangestu akan menghadapi Florian Unruh dari Jerman pada Selasa (27/7). (bas)

GN

Follow Akun Google News Ipol.id

Jangan sampai kamu ketinggalan update berita menarik dari kami
TAGGED: olimpiade, olimpiade tokyo, panahan
Share this Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram Copy Link
Previous Article mahfud md Mahfud MD Beberkan Dilema Masyarakat Selama Pandemi Covid-19
Next Article pupr Jelang PON XX Papua, Kementerian PUPR : Venue Siap Digunakan Untuk Pertandingan Bertaraf Internasional

TERPOPULER

TERPOPULER
Ilustrasi kartu SIM Kendaraan Bermotor atau SIM.
Nusantara

Layanan SIM Keliling Digelar di Kota Bandung, Sabtu 30 Mei 2026

Nusantara
Disaksikan Istri, Lomon Monei Bahagia Terima Rumah Baru PT Kristalin Ekalestari
30 May 2026, 09:14
Ekonomi
Perluas Akses Transaksi Valas, BRI Operasikan Money Changer di Lokasi Strategis
30 May 2026, 10:21
NewsPolitik
Revisi UU Hak Cipta Mendesak Dilakukan, Antisipasi Perkembangan AI Dua Tahun Terakhir
30 May 2026, 10:12
Ekonomi
Holding Ultra Mikro Terbukti Tingkatkan Kesejahteraan, Perempuan Ini Sukses Kembangkan Usaha Rumahan hingga Jadi Andalan Transaksi Warga melalui BRILink Agen
30 May 2026, 12:16
Ipol.idIpol.id
Follow US

IPOL.ID telah diverifikasi oleh Dewan Pers
Sertifikat Nomor 1084/DP-Verifikasi/K/IV/2023
https://dewanpers.or.id/data/perusahaanpers

Copyright © IPOL.ID. All Rights Reserved.

  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan IPOL.ID
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
Logo Ipol.id Logo Ipol.id
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?