Ipol.idIpol.id
Aa
  • Home
  • News
  • Nasional
    • Jabodetabek
    • Jakarta Raya
    • Nusantara
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Si Ipol
  • Opini
  • More
    • Video
    • Gaya hidup
    • Sosok
    • Tekno/Science
    • Galeri
    • Indeks Berita
Reading: Red Bull Kutuk Cara Kotor Hamilton Menangi GP Inggris
Share
Ipol.idIpol.id
Aa
Cari berita disini...
  • Home
  • News
  • Nasional
    • Jabodetabek
    • Jakarta Raya
    • Nusantara
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Si Ipol
  • Opini
  • More
    • Video
    • Gaya hidup
    • Sosok
    • Tekno/Science
    • Galeri
    • Indeks Berita
Follow US
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan IPOL.ID
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
Ipol.id > Headline > Red Bull Kutuk Cara Kotor Hamilton Menangi GP Inggris
HeadlineOlahraga

Red Bull Kutuk Cara Kotor Hamilton Menangi GP Inggris

Pak We
Pak We Published 19 Jul 2021, 14:25
Share
3 Min Read
hamilton vs verstappen
Insiden senggolan mobil yang dikendarai Lewis Hamilton dan Max Verstappen. Foto: Sky Sports
SHARE

indoposonline – Bos tim Red Bull Christian Horner menyebut Lewis Hamilton, yang memenangi Grand Prix Inggris, Minggu, membahayakan nyawa Max Verstappen menyusul tabrakan kedua pebalap yang terjadi di lap pembuka di Sirkuit Silverstone.
Horner menyebut juara dunia tujuh kali dari tim Mercedes itu serta pebalap paling sukses dalam sejarah F1 membuat kesalahan amatir ketika mencoba menyalip di tikungan Copse di lap pertama.
Dia mengatakan Hamilton, yang tidak mau disalahkan atas kejadian yang disebut orang lain insiden balapan itu, telah menempatkan keselamatan kompetitor lain dalam bahaya.
“Kami cukup beruntung hari ini, sayangnya setelah kecelakaan (dengan benturan) 51-G, tidak ada yang cedera serius. Apa yang membuat saya sangat marah adalah kurangnya penilaian, atau salah penilaian dan keputusasaan,” kata Horner seperti dikutip Reuters.
“Syukur kami lolos dari itu hari ini tapi itu bisa jauh lebih buruk, penalti 10 detik akan tampak sangat tak berarti.”
Kemenangan kontroversial Hamilton hari itu memangkas jarak pimpinan Verstappen dari 33 poin menjadi delapan poin saja setelah 10 balapan musim ini.
Hamilton diganjar penalti 10 detik karena menyebabkan tabrakan tersebut, namun mampu mencuri pimpinan lomba dari Charles Leclerc dua lap jelang finis untuk mengklaim kemenangan di kampung halamannya untuk kedelapan kalinya.
Horner mengatakan, Verstappen mengalami memar-memar dan berada di rumah sakit setelah mendapati kecelakaan terbesar dalam kariernya di Formula 1.
Kecelakaan itu menyebabkan balapan terhenti sementara sebelum restart setelah trek dinyatakan aman.
“Saya tak mengerti kenapa Lewis merasa puas dengan kemenangan ketika dia mengirim rekan kompetitornya dan pebalap ke rumah sakit,” kata Horner.
Verstappen juga berkomentar lewat Twitter. “Lega saya baik-baik saja. Sangat kecewa disingkirkan dengan cara seperti ini. Penalti itu tidak membantu kami sama sekali dan tidak memberi keadilan kepada gerakan membahayakan yang dibuat Lewis di trek,” cuit sang pembalap Belanda.
“Melihat selebrasi sembari masih di rumah sakit adalah perilaku yang kurang sopan dan tidak sportif tapi kami harus melupakan itu.”
Hamilton tampil tercepat di kualifikasi, Jumat, demi merebut pole position untuk sprint race yang diuji coba pada Sabtu.
Posisi finis di sprint race menentukan posisi start pembalap di balapan inti hari berikutnya.
Akan tetapi Verstappen mengambil alih pimpinan lomba di balapan sepanjang 17 putaran tanpa pitstop itu hingga finis pertama dan berhak menempati pole untuk GP Inggris.
Horner menyebut perilaku Hamilton itu terpengaruh dengan sprint race tersebut karena ia tahu Verstappen bakal melesat meninggalkan lawan-lawannya apabila ia tidak berbuat sesuatu.
“Saya rasa dia terbawa dengan hasil kemarin,” kata Horner. “Dia tentunya sangat termotivasi, dan dia membuat kesalahan perhitungan yang sangat besar.”
Horner juga mengkritik bos tim Mercedes Toto Wolff karena menemui para steward ketika balapan dihentikan, mengatakan upaya melobi mereka adalah hal yang tidak pantas.
“Saya rasa para steward tak boleh diganggu,” kata Horner.
Horner kemudian juga menemui para pengawas balapan sebagai respon atas tindakan Wolff untuk memastikan pandangan timnya juga didengar. (wsa)

GN

Follow Akun Google News Ipol.id

Jangan sampai kamu ketinggalan update berita menarik dari kami
TAGGED: formula 1, lewais hamilton, mercedes, Red Bull
Share this Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram Copy Link
Previous Article Kabid Humas Polda Sumbar Kombes Pol Satake Bayu Polisi Buru Penyebar Hoaks Kekerasan petugas PPKM Padang
Next Article mahfud md Mahfud Imbau Umat Islam Salat Idul Adha di Rumah

TERPOPULER

TERPOPULER
IMG 20260523 WA0009
Gaya hidup

Berawal dari Hobi Koleksi Ribuan Mainan Action Figure dan Mobil-mobilan Berujung Jadi Cuan

Jakarta Raya
Masyarakat Resah Jakarta Barat Dijuluki Gotham City, Kenneth DPRD DKI: Saya Bakal Jadi Batman
23 May 2026, 12:31
Jakarta Raya
Srikandi Demokrat Kritisi Kinerja Anak Buah Pramono, Dinilai Sibuk Hanya Saat Ada Sidak Menteri
23 May 2026, 13:31
Jakarta Raya
Pergeseran Anggaran di Dinas LH, Pantas Nainggolan Ingatkan Soal Kasus Nadiem Makarim
23 May 2026, 14:03
Ekonomi
Berantas Praktik Penyimpangan Tata Niaga Ekspor SDA, Pemerintah Bentuk BUMN Khusus
23 May 2026, 15:26
Ipol.idIpol.id
Follow US

IPOL.ID telah diverifikasi oleh Dewan Pers
Sertifikat Nomor 1084/DP-Verifikasi/K/IV/2023
https://dewanpers.or.id/data/perusahaanpers

Copyright © IPOL.ID. All Rights Reserved.

  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan IPOL.ID
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
Logo Ipol.id Logo Ipol.id
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?