Ipol.idIpol.id
Aa
  • Home
  • News
  • Nasional
    • Jabodetabek
    • Jakarta Raya
    • Nusantara
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Si Ipol
  • Opini
  • More
    • Video
    • Gaya hidup
    • Sosok
    • Tekno/Science
    • Galeri
    • Indeks Berita
Reading: Sempat Hampir Menyusul, Gregoria Kandas di Tangan Ratchanok Intanon
Share
Ipol.idIpol.id
Aa
Cari berita disini...
  • Home
  • News
  • Nasional
    • Jabodetabek
    • Jakarta Raya
    • Nusantara
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Si Ipol
  • Opini
  • More
    • Video
    • Gaya hidup
    • Sosok
    • Tekno/Science
    • Galeri
    • Indeks Berita
Follow US
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan IPOL.ID
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
Ipol.id > Headline > Sempat Hampir Menyusul, Gregoria Kandas di Tangan Ratchanok Intanon
HeadlineOlahraga

Sempat Hampir Menyusul, Gregoria Kandas di Tangan Ratchanok Intanon

Timur
Timur Published 29 Jul 2021, 09:00
Share
2 Min Read
Gregoria Mariska 1
Gregoria Mariska Tunjung kalah di babak 16 besar bulutangkis tunggal putri Olimpiade Tokyo 2020. (Ant)
SHARE

indoposonline.id – Pemain tunggal putri Indonesia Gregoria Mariska Tunjung harus memupus harapan untuk bisa melaju ke babak delapan besar. Hal ini ia dapatkan setelah kalah dari pebulutangkis Thailand unggulan lima, Ratchanok Intanon dua gim langsung  12-21, 19-21.
Pada laga 16 besar yang berlangsung Kamis di Lapangan 2 Musashino Forest Sport Plaza, Tokyo, Jepang, Gregoria harus mengakui keunggulan Intanon di set pertama. Juara dunia junior 2017 ini tidak mampu mengimbangi permainan taktis Intanon.
Dominasi Intanon sudah terlihat sejak gim pertama. Sementara Gregoria sudah ketinggalan jauh. Ia terlambat mencuri start, kemudian terus tertinggal hingga jarak 4-11.
Wakil Garuda itu kerap membuat kesalahan karena terlalu buru-buru sehingga pukulannya dan arah bola menjadi tidak karuan. Intanon menghadapi Gregoria dengan tenang. Bola-bola dari Gregoria dikembalikannya dengan baik dan berbuah poin.
Gregoria tak cukup tangguh untuk mengejar ketertinggalan. Ia malah justru semakin kewalahan dengan permainan Intanon mendekati akhir gim. Gregoria pun tunduk 12-21.
Pada gim kedua, Gregoria mencoba bangkit dan melawan balik. Sempat tertinggal jauh 7-15,  perlahan namun pasti Gregoria mampu membalap 11- 17, 15-17, dan 18-19. Namun usahanya itu belum mampu meruntuhkan dominasi Intanon. Pertahanan pemain asal negeri gajah putih itu juga kian rapat. Banyak pengamat bulu tangkis mengatakan Intanon yang telah bermain olimpiade 3 kali ini lemah di fisik. Beberapa kali memang terlihat di akhir set dua, Inatanon menarik napas dengan sesekali meminta pergantian shuttle cock dan juga meminta lapangan dikeringkan.
Sayangnya, hal tersebut belum mampu dimanfaatkan dengan baik oleh Gregoria. Permainan Gregoria tidak stabil dan kembali melakukan kesalahan yang menguntungkan bagi lawannya.
Dalam waktu 39 menit, pertandingan berakhir dengan kekalahan Gregoria 19-21.
Secara head to head, Intanon memang jauh lebih diunggulkan karena ia menempati peringkat keenam dunia, sedangkan Gregoria saat ini berada di urutan ke-23 dunia.
Kehilangan Gregoria, Indonesia masih memiliki enam wakil yang akan bertanding pada hari ini, yaitu ganda putra rangking satu dunia Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo melawan Aaron Chia/Soh Wooi Yik pada pukul 08.35 WIB. (tim)

GN

Follow Akun Google News Ipol.id

Jangan sampai kamu ketinggalan update berita menarik dari kami
TAGGED: bulu tangkis, Gregoria Mariska, olimpiade, olimpiade tpkyo 2020, pbsi, pelatnas, ratchanok intanon
Share this Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram Copy Link
Previous Article polda jabar bongkar pabrik obat ilegal di cimahi wjy 1 Polda Jabar Bongkar Pabrik Obat Ilegal di Cimahi
Next Article kevin sanjaya sukamuljo dan marcus fernaldi gideon 1 169 1 Sempat Banting Raket, Kevin/Marcus Kalah dari Malaysia

TERPOPULER

TERPOPULER
Kuasa hukum perwakilan umat Buddha, Raka Dwi Permana bersama Ketua Vihara Catur Arya Satyani, Pemangkat, Pang Dewo, perwakilan umat Buddha Vihara Catur Arya Satyani dan Kuasa hukum Yayasan Catur Arya Satyani, Titin, saat melakukan audiensi dengan Kapoksi Komisi III DPR RI fraksi PKB, Gus Abduh dan jajaran, Jumat (22/5/2026). Foto: Joesvicar Iqbal/ipol.id
Hukum

Aset Vihara dan Yayasan di Pemangkat Diduga Dirampas, Umat Buddha Langsung Mengadu ke Komisi III DPR

Jakarta Raya
Srikandi Demokrat Kritisi Kinerja Anak Buah Pramono, Dinilai Sibuk Hanya Saat Ada Sidak Menteri
23 May 2026, 13:31
Ekonomi
BRI Consumer Expo 2026 Hadir di Jakarta, Tawarkan Promo Menarik untuk Hunian, Kendaraan, hingga Liburan
22 May 2026, 23:09
Jakarta Raya
Masyarakat Resah Jakarta Barat Dijuluki Gotham City, Kenneth DPRD DKI: Saya Bakal Jadi Batman
23 May 2026, 12:31
Jakarta Raya
PT JIEP Catat Pertumbuhan Laba Bersih 174 Persen di Tahun 2025, Perkuat Peran Penggerak Ekonomi Indonesia
23 May 2026, 10:45
Ipol.idIpol.id
Follow US

IPOL.ID telah diverifikasi oleh Dewan Pers
Sertifikat Nomor 1084/DP-Verifikasi/K/IV/2023
https://dewanpers.or.id/data/perusahaanpers

Copyright © IPOL.ID. All Rights Reserved.

  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan IPOL.ID
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
Logo Ipol.id Logo Ipol.id
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?