Setelah itu, penempaan dimulai. Icuk tak segan untuk memberikan beragam porsi latihan terhadap Apriyani. Fisik, teknik maupun mental acap diberikan sang legenda guna mendongkrak potensi besar dari dalam diri Apriyani.
“Ini tantangan buat saya, apalagi dia sendiri dari keluarga kurang mampu. Makanya setiap berlatih selalu saya tekankan dengan didikan yang agak keras. Dan kebetulan dia tinggal di rumah saya, jadi gampang untuk diawasi,” tambahnya.
Tujuh tahun dilalui, Apriyani dan Icuk pun berpisah. Namun, sang legenda tidak melepasnya begitu saja. Dia menitipkan Apriyani ke sebuah klub ternama agar potensi besarnya bisa terus terasah dengan baik.
“Dia bersama saya (di Pelita Bakrie) sampai 2017-an, baru saya lepas dan saya serahkan ke klub (PB Jaya Raya -red) agar kariernya tetap terjaga dan berkembang. Karena saya khawatir kalau ikut saya terus akan mati sama-sama,” katanya.
Alhasil, tempaan khusus yang diberikan Icuk berbuah manis tahun ini. Kendati demikian, dia meminta Apriyani agar tak jemawa meski telah meniti sukses menggenggam emas Olimpiade 2020.
