“Puji Tuhan, sangat bersyukur bisa menang dan masuk ke semifinal,” ucap David Jacobs, usai pertandingan.
“Ya, sepanjang pertandingan tadi saya tidak mau menyerah dan terus mencari cara agar tetap bisa mengubah permainan. Saya terus berdoa untuk tidak putus asa,” tambah David.
Sayangnya keberhasilan David hari ini tidak diikuti oleh Komet Akbar. Berlaga perempat final kategori TT10 para tenis meja, Komet yang menempati peringkat 21 harus mengakui unggulan empat asal Prancis, Mateo Boheas, (1-3) 12-14, 5-11, 11-5, 10-12.
“Permainan Mateo hari ini bagus. Secara peringkat memang dia jauh lebih unggul dari saya,” kata Komet.
Hasil berbeda yang dialami oleh dua atlet para tenis meja ini mendapat apresiasi dari Wakil Sekretaris Jenderal NPC Indonesia, Rima Ferdianto.
“Meski perbedaan peringkat Komet dengan Metai cukup jauh, namun secara permainan tadi cukup berimbang. Sayangnya pada gim ketiga dan keempat Komet sedikit tidak tenang dalam bermain,” jelas Rima.
“Secara keseluruhan permainan Komet bagus dan saya mengapresiasi penampilannya karena perjuangan Komet masih berlanjut di nomor beregu,” tambah Rima.