Dengan target vaksinasi rampung secepatnya, ia berharap apabila pembelajaran tatap muka dimulai dalam waktu dekat, SMA/SMK di DIJ sudah siap mengingat seluruh guru telah mendapatkan vaksin.
Menurut dia, salah satu syarat sekolah boleh melaksanakan PTM apabila seluruh siswanya telah divaksin.
“Meski sampai akhir Agustus baru dosis pertama, tidak ada masalah karena untuk dosis kedua nanti tinggal mengikuti,” kata Suherman. (wsa)
