Hampir di setiap pertemuan bilateral yang dilakukan dengan para mitra Indonesia, Menlu Retno selalu membahas tentang penanganan COVID-19.
“Dan saya sampaikan positivity rate di Indonesia saat ini rata-rata di bawah 2 persen atau di bawah standar WHO sebesar 5 persen. Sebelumnya, positivity rate Indonesia sempat mencapai titik 31 persen,” kata Retno, merujuk pada Organisasi Kesehatan Dunia.
Positivity rate atau tingkat positivitas adalah persentase jumlah kasus positif dibandingkan dengan jumlah tes COVID-19 yang dilakukan.
Secara khusus, Menlu Retno meminta sejumlah negara yang masih memasukkan Indonesia dalam daftar merah (red list) COVID-19 untuk mempertimbangkan dan mengubah status tersebut.
“Satu contoh, Perancis sudah mengeluarkan Indonesia dari red list,” ujar dia.
Selain itu, Indonesia juga menyampaikan keprihatinan terhadap ketimpangan, diskriminasi, dan politisasi vaksin.
Indonesia bersepakat dengan mitra-mitranya untuk mempersempit ketimpangan vaksin dan menghentikan diskriminasi serta politisasi vaksin.
