“Itu saya sampaikan di forum internal. Intinya, sebatas memberi semangat kepada para santri dan pondok pesantren. Ibarat obrolan pasangan suami-istri, dunia ini milik kita berdua, yang lain cuma ngekos, karena itu disampaikan secara internal,” ujar Yaqut saat berada di Solo Jawa Tengah, Senin (25/10).
Menurut Yaqut, pemeberian semangat merupakan hal yang wajar. Terlebih kata Yaqut hal tersebut disampaikan dalam forum internal.
Yaqut juga memastikan bahwa Kemenag tidak diperuntukkan hanya untuk NU. Buktinya, kata Yaqut, Kementerian Agama memberikan afirmasi kepada semua agama. (rob)

