“Apalagi dalam proses pencuciannya mereka biasa menggunakan sabun detergen atau sabun cuci piring yang berpotensi akan mengalami iritasi pada kulit si manusia silver,” tandasnya.
Menurutnya, mungkin ada bahan cat tubuh yang standarisasi untuk digunakan si manusia silver yang lebih baik di banding cat sablon dan pelarut cat yang lebih aman, supaya tidak menyebabkan gangguan pada kulit mereka.

“Yang di khawatirkan lebih lanjut adalah, reaksi jangka panjang penggunaan cat sablon bagi kulit si manusia silver adalah bisa berpotensi menyebabkan penyakit kanker kulit. Apalagi untuk kulit yang masih muda belia,” terangnya. (adv)

