Dalam hal ini, Sampoerna dan INOTEK memberikan dukungan yang
luar biasa dengan memfasilitasi UMKM untuk memiliki usaha lestari melalui pemberian kemasan ramah
lingkungan dan wawasan usaha lestari bagi 70 UMKM dalam program BBNEB,” ujar Bambang.
Pada kesempatan yang sama, Kepala Urusan Eksternal Sampoerna, Ishak Danuningrat, menegaskan
Sampoerna berkomitmen untuk mengembangkan UMKM agar dapat meningkatkan daya saing. Hal ini
dilakukan sebagai upaya mendukung pemulihan ekonomi nasional yang menyeluruh.
“Melalui payung program keberlanjutan Sampoerna untuk Indonesia, kami berkomitmen untuk
senantiasa bersama-sama dengan para pemangku kepentingan dan mitra strategis mendukung pertumbuhan UMKM melalui program seperti Build Back National Economy Better (BBNEB), terlebih
untuk menyikapi tantangan dari pandemi Covid-19.”
Rifda Ammarina, selaku Anggota Dewan Pengurus INOTEK, menilai hilirisasi produk-produk UMKM
dapat menjadi salah satu motor penggerak bangkitnya perekonomian.
“Sebagai inkubator bisnis yang
mendampingi UMKM naik kelas, INOTEK berkomitmen untuk mendukung kebangkitan UMKM melalui
hilirisasi produk-produk UMKM binaan sebagai pendorong pergerakan ekonomi,” ujar Rifda Ammarina.
