Lokasi tersebut merupakan salah satu gerbang menuju Kota Tua Yerusalem, tempat kompleks Masjid Al-Aqsa.
Dalam serangan itu, 31 orang dilaporkan luka-luka. Anak kecil turut menjadi korban luka akibat aksi ini.
Yerusalem diduduki oleh Israel sejak Perang 6 Hari pada 1967 silam.
Al-Arabiya melaporkan, sejak saat itu Masjid Al-Aqsa kerap menjadi target pasukan Israel. Kompleks ini bukan hanya diakui oleh umat Islam sebagai tempat suci, tetapi juga oleh umat Kristiani dan Yahudi.
Umat Yahudi mengenai kompleks Masjid Al-Aqsa sebagai Bukit Bait Suci (Temple Mount), tempat tersuci mereka.
Dilaporkan, penduduk dan pasukan Israel kerap menerobos ke dalam kompleks suci ini untuk melancarkan serangan terhadap masjid dan para Muslim.
Kementerian Waqf Palestina mengatakan, pada 2021, kompleks ini menyaksikan serangan oleh 34.500 warga Israel.
Mei tahun lalu, konflik besar-besaran pecah di Kompleks Masjid Al-Aqsa setelah pasukan Israel dan warga Palestina bentrok, imbas penolakan Palestina terhadap penggusuran permukiman Sheikh Jarrah.
