“Diharapkan masyarakat dapat mengetahui langkah-langkah evakuasi ketika gempa terjadi, seperti segera berlindung dibawah meja yang kuat, melindungi kepala dengan tas ataupun barang yang dapat meminimalisir cidera kepala dan menjauhi berlindung di tempat rawan reruntuhan,” harapnya.
Bertepatan dengan Hari Kesiapsiagaan Bencana (HKB) 26 April, sambung dia, diharapkan stakeholder di daerah rutin melakukan simulasi penanganan bencana gempa bumi maupun bencana lain. Tujuannya, agar masyarakat dapat terbiasa dan memahami apa yang akan dilakukan dan dapat melakukan evakuasi mandiri ke tempat lebih aman ketika bencana melanda. (ibl)
