Ipol.idIpol.id
Aa
  • Home
  • News
  • Nasional
    • Jabodetabek
    • Jakarta Raya
    • Nusantara
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Si Ipol
  • Opini
  • More
    • Video
    • Gaya hidup
    • Sosok
    • Tekno/Science
    • Galeri
    • Indeks Berita
Reading: Berselancar di Dunia Digital Harus Melek Informasi dan Bisa Menilai
Share
Ipol.idIpol.id
Aa
Cari berita disini...
  • Home
  • News
  • Nasional
    • Jabodetabek
    • Jakarta Raya
    • Nusantara
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Si Ipol
  • Opini
  • More
    • Video
    • Gaya hidup
    • Sosok
    • Tekno/Science
    • Galeri
    • Indeks Berita
Follow US
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan IPOL.ID
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
Ipol.id > News > Berselancar di Dunia Digital Harus Melek Informasi dan Bisa Menilai
News

Berselancar di Dunia Digital Harus Melek Informasi dan Bisa Menilai

Farih
Farih Published 08 Apr 2022, 11:00
Share
3 Min Read
Anggota Komisi 1 DPR RI Kresna Dewanata Phrosakh. Fot
Anggota Komisi 1 DPR RI, Kresna Dewanata Phrosakh. Foto: Net
SHARE

IPOL.ID – Perkembangan dunia digital di Indonesia buat para pengguna mampu memperoleh, menyebarluaskan informasi dan data dengan mudahnya. Namun demikian, pengguna ruang digital harus dapat memilah pilih informasi dengan baik dan benar.

Sebab, hanya dengan satu ketukan jari saja. Berbagai informasi yang diperlukan dapat cepat dicari dengan mudahnya. Dengan menggunakan berbagai platform media massa dan sosial yang kini menjamur di tengah masyarakat.  

Anggota Komisi 1 DPR RI, Kresna Dewanata Phrosakh menyatakan bahwa kini kekuatan media massa dan media sosial memiliki kekuatan yang luar biasa dalam memberikan sebuah informasi yang diperlukan. 

Di sisi lain, sambungnya, bermedia sosial juga tidak ada batasnya. Namun dalam hal ini, para pengguna harus ingat bahwa ada undang-undang ketika menggunakan informasi-informasi tersebut dengan baik dan tidak melenceng. 

“Kita berharap bahwa kita benar-benar melek terhadap dunia digital. Kita benar-benar bisa menilai dan bisa memverifikasi kebenarannya, jangan hanya kita asal lihat saja kemudian share yang mengakibatkan akan jadi berita hoaks,” tutur Kresna dalam Webinar bertajuk “Ngobrol Bareng Legislator : Pilah Pilih Informasi di Ruang Digital” pada Kamis (7/4).

Dalam berselancar di dunia maya, lanjutnya, kepandaian untuk memilah dan memilih informasi sangat diperlukan. Mengingat, begitu menjamurnya berita-berita hoaks di tengah masyarakat.  

“Mereka tidak tahu bahwa penyebaran berita hoaks bisa terjerat undang-undang yang menyebabkan masalah bagi mereka. Lalu jangan sampai kita apalagi yang ikut kegiatan ini kurang melek digital. Minimal kita harus bisa memverifikasi berita dari sumber-sumber yang memang akurat,” terangnya. 

Dalam pilah pilih informasi itu, juga diperlukan kebijakan para pengguna. Baik untuk kepentingan pribadi ataupun dalam kepentingan bersama. 

“Kita tahu bahwa saat ini banyak sekali dalam negara kita yang mempunyai aplikasi atau platform-platform dunia digital dalam mengecek sebuah informasi, baik dari obrolan group atau media sosial lainnya. Sekali lagi kita harus benar-benar mengecek berita, apakah itu benar akurat atau tidak,” katanya.

“Jangan sampai kita ikut-ikutan share berita yang belum jelas kebenarannya. Mungki ini sebagai pemantik dari saya, terima kasih,” tukasnya.

Sementara itu, Digital Head Cyrus Network, Khairul Ikhwan mengungkapkan bahwa informasi yang diterima sangat terkait dengan bagaimana para pengguna mencerna informasi. Informasi yang salah dianggap benar, jadi benar. Itu terjadi di luar kesadaran, apalagi jika dikelilingi orang yang berpendapat sama. 

“Jadi ada keinginan untuk recheck, jangan sampai percaya 100%, media pun sering meralat berita. Harus cek kredibilitas news, kalau sumber tidak kredibel, kita harus men-challenge informasi tersebut. Bagaimana jika orang terdekat atau keluarga kita terpapar hoaks? Maka dengerin dulu mereka sampai puas, baru kasih faktanya, realnya gimana kasih tau nanti dengan cara yang baik. Harus mau effort ngasih tau ke keluarga tentang misinformasi yang ada. Bahkan belum tentu mereka mau keluar dari hoaks itu. Kemudian kita rangkul, jangan dimusuhi. Terakhir cari pendampingan pada orang yang kredibel untuk membantu,” tutupnya. (ibl/msb)

GN

Follow Akun Google News Ipol.id

Jangan sampai kamu ketinggalan update berita menarik dari kami
TAGGED: dunia digital
Share this Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram Copy Link
Previous Article minyak goreng BLT Minyak Goreng Salurkan Melalui Pos Indonesia
Next Article Foto Anak Diplomat RI Meninggal Ditabrak Mobil di AS

TERPOPULER

TERPOPULER
olahraga drUMZ
Olahraga

Hasil Drawing ASEAN Club Championship Cup 2026/2027, Persib Bandung dan Borneo FC Siap Menyala di Panggung Asia Tenggara

Olahraga
Hasil Final Indonesia Open 2026: Jonatan Christie Tersungkur di Tangan Victor Lai
07 Jun 2026, 17:58
Nasional
Nuklir Jadi Pilar Transisi Energi Indonesia hingga 2060
07 Jun 2026, 11:25
Jakarta Raya
Duduk Perkara Fortuner Diamuk Massa di Tanah Abang, Berawal dari Klakson
07 Jun 2026, 21:17
Ekonomi
Tingkatkan Kapasitas Usaha dan Dorong Naik Kelas, Pengguna LinkUMKM BRI Tembus 16,46 Juta Pengusaha UMKM hingga April 2026
07 Jun 2026, 10:20
Ipol.idIpol.id
Follow US

IPOL.ID telah diverifikasi oleh Dewan Pers
Sertifikat Nomor 1084/DP-Verifikasi/K/IV/2023
https://dewanpers.or.id/data/perusahaanpers

Copyright © IPOL.ID. All Rights Reserved.

  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan IPOL.ID
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
Logo Ipol.id Logo Ipol.id
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?