Lalu terjadi 155 kali gempa embusan, 14 kali Harmonik, 121 kali gempa Low Frequency, 17 kali gempa Vulkanik Dangkal, 38 kali gempa Vulkanik Dalam, dan Tremor Menerus dengan amplitudo 0,5-55 mm (dominan 50 mm), serta terekam 2 kali gempa Tektonik Lokal, 6 kali gempa Tektonik Jauh, dan 1 gempa Terasa dengan skala I MMI.
Energi aktivitas vulkanik yang dicerminkan dari nilai RSAM (real-time seismic amplitude measurement) menunjukkan pola fluktuasi dengan kecenderungan meningkat tajam sejak 15 April 2022.
Secara pengamatan visual, tinggi embusan asap selama periode 1-24 April 2022 dari arah Pos PGA Pasauran dan Kalianda, serta dari CCTV umumnya jelas hingga tertutup kabut.
