Sementara terkait tuntutan menutup permanen, Aji mengatakan sulit dipenuhi. Pasalnya tidak ada pembuangan sampah lain untuk tiga wilayah Kartamantul ini.
“Sulit kita penuhi adalah permintaan menutup permanen di sana. Kita kan tidak ada tempat lain selain di sana,” katanya.
Aji menjelaskan bahwa perwakilannya di koordinasi oleh Dinas PU telah berkoordinasi. Pada prinsipnya Pemda DIY akan merembug aspirasi dari warga di sana.
“Tadi saya juga kumpulkan teman-teman OPD yang intinya memang kita mohon untuk bisa segera dibuka secara sukarela saja jangan terlalu lama untuk ditutup karena nanti akan berdampak pada sejumlah sampah,” katanya.
Lanjutnya Dinas PU dan DLHK sudah mengupayakan agar daya tampung yang ada di tempat pembuangan lama itu bisa diperpanjang usianya. Sembari menunggu tempat pengelolaan sampah untuk mengolah sampah lebih baik lagi di Piyungan.
“Sambil kita menunggu kesiapan tempat pengolahan sampah yang sekarang sedang proses di KPBU. Nanti kalau KPBU sudah jalan sampah itu diproses sampah itu diolah tentu akan jauh lebih baik.
