“Saya bisa pindah karena saat di renang indah, aku juga fokus di renang dan bagus. Coach Albert (pelatih Timnas renang) yang menyarankan aku fokus di renang saja,” ceritanya.
Flairene bak kuda hitam di nomor ini. Bagaimana tidak, Indonesia sebenarnya menggantungkan asa emas kepada Masniari Wolf, perenang berdarah Indonesia Jerman yang sempat menjuarai nomor 50 meter gaya punggung, dua hari lalu. Nyatanya, Masniari harus puas berada di peringkat keempat dengan catatan waktu 1 menit 4,510 detik.
Sementara itu, Indonesia juga mendapat tambahan satu perunggu dari I Gede Siman Sudartawa. Pemuda kelahiran Bali ini finis ketiga saat turun di nomor 50m gaya punggung dengan catatan waktu 25,880 detik.
Emas didapat perenang Singapura Zheng Wen Quah 25,830 detik. Sementara perak diraih tuan rumah Nguyen Paul Le usai membukkan 25,860 Detik.
Tim Indonesia yang dipimpin Chef de Mission (CdM) untuk SEA Games Vietnam Ferry Kono berkekuatan 499 atlet serta 214 official yang berpartisipasi di 32 cabor. Tim Indonesia ini juga mendapat dukungan dari official patners, seperti Wall’s dan Li-Ning, serta official media patner Merah Putih Media. (bam)
