“Data masih dinamis dari teman-teman pelaksana di lapangan, jadi masih tahapan asessment. Saat ini kami masih tahapan evakuasi masyarakat terdampak, penetapan lokasi dapur umum dan lokasi evakuasi sementara,” kata Dikki, Selasa (24/5).
Dengan jebolnya penahan air laut tersebut, seluruh aktivitas karyawan dan karyawati dipulangkan dari instansi maupun perusahaan di lingkungan Tanjung Emas. Ini demi mengantisipasi dampak banjir air laut yang masuk ke kawasan pelabuhan. (ibl)
