Kekompakan tersebut lanjut Komarudin sudah terbangun sejak persiapan di Ciseeng (Hengky Silatang Boxing Camp).
Komarudin pun menyebutkan bahwa dengan capaian 1 medali emas, 3 perak dan 1 perunggu ini bukan hanya sekedar melampaui target tetapi juga sebagai awal kebangkitan tinju Indonesia.
Namun Komarudin mengingatkan bahwa keberhasilan ini jangan membuat kita terlena sehingga lupa diri.
“Saya sudah sampaikan kepada para atlet, pelatiih dan pengurus tak ada waktu berleha-leha.Saya hanya kasih libur satu minggu setelah itu kembali lagi ke pelatnas persiapan menghadapi even internasional berikutnya seperti World Cup di Manado, Sulawesi Utara,
Asian Games di China meski diundur tahun depan dan juga SEA Games ke-32 di Kamboja,”tambahnya.
“Saya kira semua cabang olahraga menginginkan atlitnya tampil di Olimpiade dan tinju pernah meloloskan petinjunya ke pesta olahraga terbesar di dunia itu,”tuturnya.
Konsep pembinaan jangka panjang tersebut menurut Komarudin tak hanya berbasis dalam negeri juga akan melakukan pelatihan di luar negeri sebagai try out.
