Melalui BBM Satu Harga Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel Hadirkan Energi untuk Masyarakat Hingga Ke Pelosok Negeri

BBM Satu Harga telah memberikan akses energi hingga pelosok negeri, salah satunya masyarakat di desa Sukajaya Kecamatan Plakat Tinggi, Kabupaten Musi Banyuasin. Foto: Istimewa.

IPOL.ID – Sudah sejak tahun 2017 BBM Satu Harga hadir bagi masyarakat Indonesia. Sudah sejak saat itu pula, BBM Satu Harga telah memberikan akses energi hingga pelosok negeri, salah satunya masyarakat di desa Sukajaya Kecamatan Plakat Tinggi, Kabupaten Musi Banyuasin.

Area Manager Communication, Relation & CSR Sumbagsel Tjahyo Nikho Indrawan mengatakan dengan adanya BBM Satu Harga membuktikan bahwa negara hadir untuk masyarakat pelosok.

“BBM Satu Harga merupakan komitmen Pertamina dalam mewujudkan pemerataan energi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Diharapkan Pertamina terus menjamin pasokan dan ketersedian BBM hingga ke dalam wilayah-wilayah kabupaten sehingga dapat mendorong produktivitas dan pertumbuhan ekonomi daerah,” ujar Nikho.

Sampai saat ini, sudah 13 BBM Satu Harga yang sudah beroperasi di seluruh wilayah Sumatera Bagian Selatan untuk mewujudkan energi berkeadilan.

Hadirnya BBM satu harga di tengah masyarakat, berdampak besar bagi mereka yang membutuhkan bahan bakar untuk kehidupan sehari-hari atau bahkan penunjang mata pencaharian. Masyarakat tidak lagi harus merogoh kocek yang besar untuk mendapatkan bahan bakar.

Adi, masyarakat desa Sukajaya menyampaikan dengan adanya BBM Satu Harga ini tentunya sangat berpengaruh dengan kegiatan perekonomian masyarakat yang mayoritas petani.

“Masyarakat di desa Sukajaya kini tidak perlu lagi menempuh jarak kurang lebih 70 kilometer untuk membeli BBM dengan harga yang sama dengan di kota,” ujar Adi.

Sementara itu, di sisi LPG, guna mendekatkan produk LPG kepada masyarakat, khususnya di daerah pelosok, Pertamina mengusung program One Village One Outlet (OVOO) atau satu desa satu pangkalan. OVOO bertujuan meningkatkan ketersediaan layanan LPG, sehingga masyarakat tidak perlu lagi membeli dengan harga tinggi di pengecer.

Untuk wilayah Sumatera Bagian Selatan, OVOO sudah mencakup 60 kota dan kabupaten, lebih dari 779 kecamatan dan di lebih dari 8.333 kelurahan.

Selain mengembangkan Pangkalan LPG 3 Kg, program OVOO Pertamina juga terus mendorong pengembangan outlet Pertashop untuk mendistribusikan Bright Gas, BBM berkualitas serta produk pelumas Pertamina. Hingga saat ini tercatat sebanyak 1.044 outlet Pertashop telah siap beroperasi sehingga bisa mendukung distribusi energi yang semakin merata sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi desa.

Apabila masyarakat membutuhkan informasi mengenai seluruh layanan dan produk Pertamina masyarakat juga dapat menghubungi layanan konsumen 24 jam melalui Pertamina Call Center (PCC) 135.(adv)

Artikulli paraprakMitch Evans Rajai Jakarta E-Prix 2022
Artikulli tjetërKejari Jakarta Timur Tahan Tersangka Korupsi KUR Mikro BRI Cabang Cijantung