Sutan Riska dalam kesempatan tersebut, melaporkan kegiatan Apkasi Otonomi Expo tahun 2021 silam hanya diikuti oleh 75 kabupaten yang menempati 115 stand. “Dengan semakin menurunnya kasus Covid-19, maka ditahun 2022 ini peserta Apkasi Otonomi Expo mengalami peningkatan, yaitu diikuti oleh 123 Pemerintah Kabupaten, 5 Perusahaan Swasta, 2 BUMN yang menempati 247 stand dan siap berkolaborasi dengan para buyer dan investor potensial,” tuturnya sambil menambahkan, para peserta expo telah membawa berbagai sampel komoditi unggulan daerah siap ekspor dan berbagai proposal investasi yang siap ditawarkan oleh para investor.
Selama tiga hari pelaksanaan Apkasi Otonomi Expo 2022 ini, selain dari kegiatan pameran, akan diselenggarakan berbagai side even sebagai penunjang salah satu pameran komoditi, pariwisata dan investasi terbesar ini, Executive Dialogue terkait dengan Investasi Hijau dan Peran, Harapan dan Tantangan Pemerintah Daerah dalam KTT G20, coaching clinic tentang menjaring buyer dan investor melalui jejaring global, talkshow Pemberdayaan Perempuan melalui UKM, promosi wastra nusantara, pertunjukkan seni budaya tradisional dan business matching yang mempertemukan buyer dan investor dengan daerah.
