Ipol.idIpol.id
Aa
  • Home
  • News
  • Nasional
    • Jabodetabek
    • Jakarta Raya
    • Nusantara
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Si Ipol
  • Opini
  • More
    • Video
    • Gaya hidup
    • Sosok
    • Tekno/Science
    • Galeri
    • Indeks Berita
Reading: Tingkatkan Aspek Keselamatan, Perum PPD Uji Coba Alat Deteksi Peringatan Dini bagi Pramudi
Share
Ipol.idIpol.id
Aa
Cari berita disini...
  • Home
  • News
  • Nasional
    • Jabodetabek
    • Jakarta Raya
    • Nusantara
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Si Ipol
  • Opini
  • More
    • Video
    • Gaya hidup
    • Sosok
    • Tekno/Science
    • Galeri
    • Indeks Berita
Follow US
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan IPOL.ID
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
Ipol.id > Ekonomi > Tingkatkan Aspek Keselamatan, Perum PPD Uji Coba Alat Deteksi Peringatan Dini bagi Pramudi
Ekonomi

Tingkatkan Aspek Keselamatan, Perum PPD Uji Coba Alat Deteksi Peringatan Dini bagi Pramudi

Farih
Farih Published 06 Jul 2022, 19:00
Share
5 Min Read
b67b067b ef56 406e 9b51 31b99a7d81df
Guna meningkatkan kualitas layanan dan aspek keselamatan kendaraan dalam pengangkutan penumpang. PT TKDN melakukan MoU dengan Perum PPD di Park Hotel Cawang, Jakarta Timur, dihadiri langsung Presiden Direktur TKDN, David Santoso dan Direktur Utama Perum PPD, Pande Putu Yasa, Selasa (5/7). Foto: Ist
SHARE

IPOL.ID – Perusahaan Umum Pengangkutan Penumpang Djakarta (Perum PPD) terus berupaya meningkatkan kualitas layanannya. Salah satunya dengan melakukan uji coba dengan teknologi canggih pada sebuah alat deteksi peringatan dini bagi para pramudi, Rabu (6/7).

Diharapkan kedepannya, uji coba tersebut memberikan solusi sistem layanan bagi transportasi darat dan armada khususnya. Berangkat dari persoalan banyaknya tingkat kecelakaan di lapangan diakibatkan salah satunya faktor ‘human error’. 

Direktur Utama (Dirut) Perum PPD, Pande Putu Yasa mengatakan bahwa yang melatarbelakangi dengan kehadiran alat deteksi dini bagi para pramudi ini, karena seringnya terjadi kecelakaan (armada) di lapangan akibat human error. 

Belakangan ini, sambungnya, seringnya denda Transjakarta akibat kecelakaan maka alat tersebut merupakan jalan satu-satunya sebagai solusi terbaik bagi Perum PPD untuk meminimalkan rasio kecelakaan. 

“Nah, kebetulan PT Teknologi Karya Digital Nusa (TKDN) memiliki alat yang dapat mendeteksi kelelahan dari pramudi, apa karena ngantuk atau keluar jalur. Segala bentuk pelanggaran itu termasuk di dalamnya jika pramudi merokok akan terdeteksi dari alat berteknologi canggih itu, kita baru uji coba alat ini,” kata Pande Putu dikonfirmasi ipol.id, Rabu (6/7).

Pada kesempatan itu, PT TKDN menandatangani MoU dengan Perum PPD. Kerjasama yang disepakati kedua belah pihak ini, bertujuan untuk meningkatkan kualitas layanan dan aspek keselamatan kendaraan dalam pengangkutan penumpang, Selasa (5/7).

Penandatanganan kerjasama strategis itu untuk memajukan transportasi darat. Digelar di Park Hotel Cawang, Jakarta Timur, dihadiri langsung Presiden Direktur TKDN, David Santoso dan Direktur Utama Perum PPD, Pande Putu Yasa.

Putu menambahkan, nantinya alat ini dipasangi di unit-unit bus, dengan harapan tentunya dapat mendeteksi awal kelalaian dari pramudi. “Nantinya kita bisa sampaikan kepada yang bersangkutan (pramudi) melalui peringatan dini dari kantor,” ujarnya. 

“Jadi kita bisa sampaikan langsung, ada komunikasi dua arah kita dengan pramudi, melalui alat semisal bisa memperingatkan pramudi langsung agar tidak ngantuk,” tambahnya.

Selesai uji coba, lanjut Putu, jika itu benar, yang ditawarkan akurat maka semua armada di Transjakarta bakal dilengkapi dengan alat deteksi itu. “Pada alat itu ada camera CCTV lengkap, hubungan komunikasi dua arah bisa,” terangnya.  

Selain itu, teknologi mutakhir lainnya pada alat yang digunakan TKDN yakni terdapat di perangkat Blind Spot Detection menggunakan 3D depth camera with AI. Mampu mendeteksi keberadaan pejalan kaki maupun kendaraan disekitar armada dengan keakuratan mencapai 95%. Sehingga dapat meminimalisir kecelakaan lalu lintas.

Teknologi AI juga diterapkan diperangkat APC, alat ini dapat menghitung jumlah penumpang yang naik secara akurat. Perangkat lain dari TAM Fleet seperti Advance Driver Assitance System (ADAS) dan Indicator R-Watch bahkan dapat memberikan peringatan awal jika armada kendaraan terdeteksi menyimpang dari jalur, melewati batas kecepatan atau jika terjadi potensi tabrakan depan.

Implementasi teknologi IoT dari TKDN dapat dilihat dalam salah satu perangkat TAM Fleet seperti Driver Safety Monitoring (DSM).

Dengan teknologi mumpuni ini, perangkat DSM dapat memberikan Driver Behavior Analysis tuk memantau perilaku pengemudi. Agar tidak melakukan pelanggaran selama armada beroperasi. Sehingga diharapkan, angka kecelakaan lalu lintas yang disebabkan kelalaian pengemudi bisa ditekan.

Kemudian fitur andalan lainnya, perangkat pelacak dan keamanan kendaraan menggunakan perpaduan teknologi Global Positioning System (GPS). Dikombinasikan Global System for Mobile Communication (GSM) dari TAM Fleet yang mampu melacak, memantau posisi dan status kendaraan secara real time.

Isi MoU itu sendiri terkait kerjasama penggunaan perangkat IoT (TKDN Advance Mobility atau TAM Fleet) pada unit-unit bus milik Perum PPD.

Pande Putu juga berharap adanya kerjasama ini, kualitas dan layanan kendaraan pengangkut penumpang dapat semakin meningkat. “Sesuai dengan standar minimum pelayanan yang dibuat oleh pemerintah”.

Sementara itu, Direktur Utama PT TKDN, David Santoso menilai penggunaan perangkat IoT sangat tepat disematkan dalam manajemen armada.

Menurutnya, teknologi yang terintegrasi dapat meningkatkan tingkat efisiensi operasional dan tak kalah penting bisa mendorong customer satisfaction.

“Ini merupakan salah satu bentuk komitmen TKDN untuk program digitalisasi di sektor transportasi melalui teknologi IoT canggih yang terintegrasi demi mendukung smart city,” tutur David. 

Sekadar diketahui bahwa PT TKDN didirikan tahun 2016, hadir memberikan solusi sistem layanan untuk transportasi dan armada. Menggabungkan teknologi terbaru memungkinkan klien TKDN melayani basis pelanggannya.

Terutama sektor transportasi, dan mendukung Smart City. Solusi/layanan yang ditawarkan adalah Software as a Service, Transport Payment Solutions, IoT and Telematics Smart Bus (TAM Fleetwood), dan Business Process Outsourcing (BPO). (ibl/msb)

GN

Follow Akun Google News Ipol.id

Jangan sampai kamu ketinggalan update berita menarik dari kami
TAGGED: perum ppd
Share this Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram Copy Link
Previous Article 45bb9666 f0e3 444f ac84 9520ce7ccb03 Sudah Sah, Pengadilan Putuskan Tonny Permana Pemilik Tanah di Salembaran Jaya
Next Article f7c9a2b1 f04d 459d 8f3c f57aff255ca4 Prioritaskan Kader, Riza Patria Berpeluang Besar Maju Jadi Cagub DKI dari Gerindra

TERPOPULER

TERPOPULER
IMG 20260524 WA0088
HeadlineNews

Ramalan Zodiak Pekan Ini 24–31 Mei 2026: Ada Kabar Mengejutkan soal Cinta dan Rezeki

Hukum
Kuasa Hukum Protes Keras Pembongkaran Paksa 15 Kontainer Milik PT PMM
24 May 2026, 20:33
Olahraga
Bintang Muda Sepak Bola Putri Bersinar dari Dua Kota Kudus & Malang
24 May 2026, 19:04
Olahraga
5000 Pelari Ramaikan Starbucks Run 2026 di GBK
24 May 2026, 12:08
News
RSC-WSC Gelar Temu Kangen: Edukasi Lawan Love Scam
24 May 2026, 13:15
Ipol.idIpol.id
Follow US

IPOL.ID telah diverifikasi oleh Dewan Pers
Sertifikat Nomor 1084/DP-Verifikasi/K/IV/2023
https://dewanpers.or.id/data/perusahaanpers

Copyright © IPOL.ID. All Rights Reserved.

  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan IPOL.ID
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
Logo Ipol.id Logo Ipol.id
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?