“Di kesempatan kali ini kategori internasional tentu saja tidak pernah ketinggalan. Kali ini dua pecatur berprestasi Indonesia, yaitu IM Mohamad Ervan (rating 2395) dan IM Medina Warda Aulia (2383) masing-masing akan diadu dengan dua pecatur top ASEAN lainnya. Terpilihnya kedua pecatur asal Indonesia tersebut, sebab mereka berhasil mencetak top skor pada Olimpiade Catur ke-44 di Chennai, India. Ervan berhasil merebut 7 poin dari 10 babak, sedangkan Medina mendapatkan 8,5 poin dari 11 babak,” terang Rachmat.
IM Mohamad Ervan akan bertanding melawan GM Darwin Laylo (2439) dari Filipina. Laylo adalah top skor ketiga tim Filipina di Olimpiade lalu dengan 6 poin dari 9 babak.
Sementara itu, IM Medina Warda Aulia akan bertanding dengan WGM Gong Qianyun (2271) dari Singapura. Gong adalah pecatur perempuan pertama yang bermain di tim putra Singapura pada Olimpiade kemarin.
Keempat pecatur internasional itu akan bertanding enam babak catur klasik memperebutkan total hadiah senilai 3500 dollar AS atau sekitar 52 juta rupiah. Selain memperebutkan hadiah uang dollar, mereka juga akan mempertaruhkan ratingnya sebagai predikat prestasi internasional yang jadi identitas dan kebanggaan setiap atlet catur. (bam)
