Untuk mencari atlet berkualitas itu, Tim Pencari Bakat diisi oleh jajaran pelatih PB Djarum yaitu Engga Setiawan, Maria Elfira Christina, Ari Yuli Wahyu Hatanto, Juniar Setioko Tenggono, dan Nimas Rani Wijayanti. Selain itu jua dihuni oleh barisan legenda bulutangkis Indonesia, Liem Swie King, Alan Budikusuma, Susy Susanti, Eddy Hartono, Haryanto Arbi, Kartono, Maria Kristin, Fung Permadi, Ivana Lie, Liliyana Natsir, Lius Pongoh, Richard Mainaky, Yuni Kartika, dan Tontowi Ahmad yang ikut memantau jalannya Audisi Umum PB Djarum 2022 semenjak hari awal.
Salah satu atlet yang mencuri perhatian Tim Pencari talen datang dari sektor putri. Iaadalah Keiko Na' chelle Sahe yang turun di kelompok umur U- 11. Hingga hari kedua turnamen, Keiko selalu menuai kemenangan. Pemain berusia sembilan tahun itu melangkahkan kaki ke babak selanjutnya usia menaklukkan peserta asal Banjarnegara,Mayura Kristia Ega Pramesti dalam pertarungan tiga gim dengan skor 21- 5, 25- 27, dan 21-14.
Keiko mengatakan, drama tiga gim terjadi karena lawan sempat bangkit di set kedua dengan memainkan pergerakan yang lebih cepat. Mengantisipasi hal tersebut, di gim ketiga, Keiko mulai membangun pertahankan dan lebih agresif saat menyerang.” Saya seharusnya bisa menang dua gim langsung tetapi di set kedua lawannya bermain lebih bagus sehingga harus memainkan gim ketiga. Namun, aku berhasil memanfaatkan kelemahan lawan,” kata Keiko.

