Alvin yang bermain di kelas Kejurnas ISTCR 3600, pun tampil cantik sejak start hingga finis di posisi pertama. Tak ada kendala berarti bagi Alvin, kecuali harus mengatur strategi untuk melewati sejumlah pembalap overlap.
“Trek agal licin aja karena dari pagi hujan deras dan saat harus tampil ternyata trek sudah kering, membuat banyak debu. Saat keluar dari racing line sempat terpeleset dua kali karena licin, tapi tetap harus berusaha melewati para pembalap overlap agar tak mengganggu,” jelas Alvin yang saat ini sudah memimpin 12 poin di klasemen sementara kelas Kejurnas ISTCR 3600.
Menurut Alvin, Avila sendiri memang di seri ini tak bisa terlalu memaksakan karena mobilnya sudah tak bisa dimodif lagi karena tak ada waktu. Jadi, memang harus tunggu putaran keenam bulan depan baru Avila bisa melaju lebih kencang.
Ketiga pembalap Honda Racing Indonesia, Alvin, Avila dan Naufal hingga tuntas putaran kelima ISSOM ini masih memimpin di klasemen sementara.
Harapan agar ketiganya bisa sama-sama juara nasional di akhir musim tampaknya sudah nyaris dalam genggaman. Kita tunggu, bagaimana kerja keras ketiganya di dua seri terakhir bersama Honda Racing Indonesia. (bam)
