Kenapa juga dari taman ke taman, sambung dia, kemudian di kawasan Kebayoran Baru, yang dikenal sejak dulu sebagai Kota Taman. Jadi di Kebayoran Baru itu banyak taman ditemukan. Dan seharusnya di kawasan Kebayoran Baru itu lebih nyaman dikunjungi dengan berjalan kaki.
“Jadi tadi kita cek apakah benar taman yang ada di Kebayoran Baru terkoneksi dengan trotoar yang baik. Nah, hasilnya memang di kawasan Blok M ini memiliki fasilitas trotoar yang nyaman dan sudah ada fasilitasnya. Tapi secara lebih detailnya secara koneksinya pas dari jalan mau turun ke jalur kendaraan masih belum terkoneksi dengan zebra cross. Jadi saat pejalan kaki mau nyeberang jalan tidak ada pengarahnya,” ungkap Niken.
Kedua, lanjut dia, masih ditemui adanya pejalan kaki yang masih bersinggungan langsung dengan kendaraaan mobil di kawasan dari Mbloc ke Taman Literasi Martha Christina Tiahahu. “Jadi karena disitu langsung ada terminal, dan tidak ada zebra cross jadi ketika pejalan kaki melintas sambil was-was tentang adanya trafick dari bus,” tandasnya.