Namun, upaya Kosta Rika tidak berbuah hasil dan skor 3-0 tak berubah hingga turun minum. Unggul tiga gol, Spanyol tidak mengendurkan tekanannya di awal-awal babak kedua. Intensitas serangan Spanyol pun membuahkan gol keempat yang lahir pada menit ke-54.
Lagi-lagi melalui aksi Torres yang kali ini meliuk-liuk di lini belakang Kosta Rika dan kemudian menceploskan bola ke dalam gawang Navas dengan mudah. Spanyol tidak cukup puas meski telah unggul empat gol. Mereka terus-terusan melepas serangan berbahaya meski telah mengganti lima pemainnya di pertengahan babak kedua.
Intensitas serangan Spanyol pun kembali berbuah manis. Pada menit ke-75, Gavi sukses mencetak gol kelima La Furia Roja melalui tembakan voli dari tepi kotak penalti. Pemain 18 tahun itu menjadi pencetak gol termuda Spanyol sepanjang sejarah Piala Dunia.
Carlos Soler memperparah derita Kosta Rika pada menit ke-90. Gelandang Paris Saint-Germain itu mencetak gol setelah memanfaatkan bola muntah sepakan Nico Williams yang gagal disapu Navas dengan sempurna.
