Pantauan titik-titik lokasi gempa dari udara oleh Polairud Baharkam Polri, sambung Dedi, untuk mengetahui wilayah mana yang memerlukan bantuan. Karena ada beberapa lokasi yang terisolir akibat longsor.
“Kita saat ini akan mapping lokasi yang terisolir dan informasikan kepada teman-teman yang ada di darat baik dari TNI-Polri, Basarnas dan pemerintah setempat, titik-titik yang longsor dan susah akses, nanti teman-teman masuk ke kampungnya bisa memberikan bantuan,” tandasnya.
Dedi menuturkan bahwa Polri prihatin atas gempa yang terjadi di Kabupaten Cianjur. “Iya mendoakan agar para korban yang meninggal dunia mendapat tempat yang terbaik di sisi-Nya. Untuk korban luka-luka yang dirawat agar segera bisa sembuh,” ucapnya. (Joesvicar Iqbal)
