Biji-bijian ‘dimurnikan”‘saat diproses menjadi tepung atau makanan, yang memberi tekstur lebih halus dan umur simpan lebih lama.
Namun, proses itu sekaligus menghilangkan beberapa nutrisi penting. Lebih lanjut dijelaskan bahwa biji-bijian utuh, seperti oat beras merah dan roti gandum, mengandung seluruh manfaat baik biji-bijian.
“Ada banyak faktor yang terlibat mengapa orang mungkin mengonsumsi lebih banyak biji-bijian olahan dibanding biji-bijian utuh. Beberapa faktor terpenting yang perlu dipertimbangkan termasuk ekonomi dan pendapatan, pekerjaan, pendidikan, budaya, usia, dan faktor serupa lainnya,” ungkap penulis utama studi, Dr. Mohammad Amin Khajavi Gaskarei.
“Diet yang mencakup konsumsi biji-bijian tidak sehat dan olahan dalam jumlah tinggi dapat dianggap sama dengan mengonsumsi makanan yang mengandung banyak gula dan minyak tidak sehat,” sambungnya.
Biji-bijian olahan dengan cepat dipecah tubuh karena seratnya telah dihilangkan, yang menyebabkan kadar gula darah setelah makan melonjak, menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS (CDC).
