
Dalam pengaturan lalu lintas selama berlangsungnya Reuni 212, samnung Eddy, dikerahkan sebanyak 150 personel gabungan dari Satlantas Jakarta Timur dan Ditlantas Polda Metro Jaya.
Meski demikian, berdasarkan informasi panitia kegiatan berlangsung hingga pukul 09.00 WIB. Untuk personel Kepolisian disiagakan hingga selepas salat Jumat.
“Memang informasinya sampai jam 09.00 WIB, namun antisipasi kita sampai selesai salat Jumat, sampai tuntas, kita mulai pengaturan sejak sore kemarin,” ujarnya.
Lebih jauh, Eddy menambahkan, pihaknya sudah menyediakan sejumlah kantong parkir untuk tempat parkir peserta Reuni 212, di antaranya Gedung Pencak Silat.
Kemudian Gedung Pewayangan, dan Museum Purna Bakti yang lokasinya berdekatan dengan Masjid Agung At-Tin untuk menampung kendaraan peserta Reuni 212.
“Kantong parkir memadai, hanya mungkin ada yang sudah penuh, makanya ada beberapa motor yang parkir di pinggir jalan,” terangnya.
Sementara itu, saat bubaran Reuni 212 usai salat Jumat berlangsung tertib. Bersamaan dengan bubarnya para pedagang kaki lima (PKL) yang menggulung lapak dagangannya di sekitar Masjid Agung.

