“Uang hasil lelang tersebut kami serahkan untuk membantu pembangunan Masjid Darul Jannah Kantor Walikota Administrasi Jakarta Selatan,” ungkapnya.
Sementara, Sarnadi Adam menambahkan, dirinya mengucap syukur atas terselenggaranya kegiatan ini. Menurutnya, seni tradisi Betawi memiliki objek yang sangat artistik dan menarik dari segi bentuk dan warna yang tidak dipunyai oleh negara lain.
“Alhamdulilah karya lukisan saya sebanyak 14 terpajang di sepanjang lobby kecamatan. Saya melukis tersebut menggunakan cat akrilik di kampung sendiri. Lukisannya berlatar belakang pesisir hingga perkampungan,” ujarnya.
Sehingga Sarnadi berharap, kedepannya banyak pelukis gencar mengenalkan budaya Betawi dan semakin diakui oleh para pecinta seni lainnya.
“Saya melihat di betawi ini banyak pelukis urban, tapi mereka tidak melukiskan budaya Betawi, sehingga saya sebagai orang Betawi tertantang untuk melestarikan budaya ini,” tutupnya. (Joesvicar Iqbal)
