Saya merasa saat ini kita masih ada di zona ini. Dunamis, perusahaan konsultan tempat saya berada misalnya, telah menemukan format yang relatif ajeg untuk pembelajaran jarak jauh secara daring. Tapi toh permintaan pelanggan begitu rupa sehingga yang dianggap ajeg itu sejatinya terus diadaptasi. Zona ini juga bisa disebut sebagai zona inovasi, tempat ide-ide baru yang orisinil lahir. Keterpaksaan kita selama 2 tahun lebih membuat banyak rintisan inovasi muncul, sebab ia tak semata dikungkung oleh untung rugi. Coba saja, sebab yang lama memang tak lagi bisa kita andalkan.
Dan akhirnya adalah Zona Kinerja Lebih Baik. Inilah zona ketika cara-cara baru menemukan standarnya dan mulai menunjukkan hasilnya. Dalam kacamata ambidextrous organization, kita sudah menemukan sisi explore yang sama baiknya dengan exploit. Kita punya bisnis masa depan yang sudah menghasilkan keuntungan di tangan kanan, sementara masih menjaga keuntungan yang sama dari bisnis lama di tangan kiri. Meskipun demikian, zona ini tak lama, sebab pasar berubah, kompetisi berkembang. Ia yang dulu jadi inovasi segera diimitasi dan menjadi standar. Organisasi yang tak mau bertahan di status quo mesti menggerakkan kembali ke zona disrupsi.
