Lebih sakitnya untuk Arsenal, Van Persie tampil brilian pada musim sebelumnya. Ia menjadi top skorer Premier League dengan 30 gol. Selain itu, Van Persie terpilih menjadi pemain terbaik Arsenal pada musim tersebut.
Pengkhianatan tersebut dilakukan Van Persie bukannya tanpa sebab. Pada 2019, Van Persie mengungkapkan alasan membelot ke Manchester United.
“Saya paham kenapa fans Arsenal marah kepada saya. Saat itu, saya merupakan kapten dan pencetak gol terbanyak. Namun, saya butuh tantangan dan petualangan baru,” kenang Van Persie.
“Apabila saya membuat mereka sakit hati, maaf. Namun, itu adalah keputusan saya dan tidak dapat diubah. Saya tidak bermaksud memiliki keinginan buruk untuk Arsenal.”
“Arsenal merupakan klub sepak bola yang luar biasa. Saya memiliki kenangan manis di sana. Saya datang sebagai anak bocah dan pergi sebagai orang dewasa,” ulas Van Persie.
Selama delapan musim membela Arsenal, Robin van Persie tampil dalam 280 laga di berbagai ajang. Dari jumlah tersebut, mantan pemain Fenerbahce itu mengoleksi 132 gol dan 58 assist.
