“Karena irigasi tidak hanya sebatas pada produksi padi saja, di wilayah yang lain mungkin dibutuhkan untuk produksi pangan yang berbeda. Misalnya di Kabupaten Indragiri Hilir, produksi kelapa bisa lebih meningkat melalui teknologi irigasi yang sesuai,” ujar Zainal Fatah.
Selain itu, Zainal Fatah juga menyampaikan bahwa Kementerian PUPR berkomitmen untuk terus meningkatkan dukungan pembangunan di daerah, khususnya yang berkaitan dengan akses jalan daerah. Hal ini sesuai dengan rencana Presiden Jokowi yang akan menerbitkan instruksi presiden (inpres) terkait pembangunan jalan daerah pada tahun ini.

“Ini adalah pertama kalinya dalam sejarah pemerintah pusat melakukan intervensi khusus untuk meningkatkan kualitas jalan daerah yang secara undang-undang merupakan wewenang pemerintah daerah. Karena daerah industri, daerah sumber produksi pangan, dan daerah pariwisata tidak mungkin beroperasi tanpa jalan akses,” paparnya.
Turut hadir pada acara tersebut, Direktur Jenderal Kebudayaan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) Restu Gunawan, Bupati Kuningan Acep Purnama, Bupati Halmahera Selatan Usman Sidik, Bupati Serdang Bedagai Darma Wijaya, Bupati Indragiri Hilir HM Wardan, Bupati Agam Andri Warman, Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo, Wali Kota Medan Muhammad Bobby Afif Nasution, Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi, Ketua Umum PWI Pusat Atal S. Depari, dan Ketua Dewan Pers Ninik Rahayu. (ahmad)
