“Konsekuensi dari pilihan itu pasti ada, saya sudah bilang,” katanya lagi.
“Saya ini pembantu presiden, sehingga semua keputusan bukan ada di tangan saya, tetapi ada di tangan Bapak Joko Widodo,” tandas menteri berusia 60 tahun tersebut.
Sebelumnya, Presiden Jokowi sempat mengisyaratkan dirinya tak keberatan Erick Thohir dan Zainudin Amali merangkap jabatan sebagai menteri sekaligus pengurus PSSI.
Ia pun menilai duo menteri tersebut tak diharuskan mundur, asalkan mereka mampu mengatur waktu dengan baik.
Apalagi, saat ini terdapat sejumlah menteri lain yang juga merangkap tugas sebagai ketua umum di bidang olahraga, contohnya Menteri PUPR Basuki Hadimuljono yang menduduki posisi Ketum Pengurus Besar Persatuan Olahraga Dayung Seluruh Indonesia (PB PODSI).
“Yang paling penting, semuanya bisa mengatur waktunya,” tutur Jokowi di ICE BSD Tangerang Banten pada Jumat (17/2/2023).
“Ini urusan manajemen. Manajemen waktu, manajemen mengatur organisasinya, manajemen perencanananya. Ini masalah manajemen,” jelasnya. (bam)

