Ipol.idIpol.id
Aa
  • Home
  • News
  • Nasional
    • Jabodetabek
    • Jakarta Raya
    • Nusantara
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Si Ipol
  • Opini
  • More
    • Video
    • Gaya hidup
    • Sosok
    • Tekno/Science
    • Galeri
    • Indeks Berita
Reading: Bawaslu-PBNU Kompak Tolak Politik Identitas
Share
Ipol.idIpol.id
Aa
Cari berita disini...
  • Home
  • News
  • Nasional
    • Jabodetabek
    • Jakarta Raya
    • Nusantara
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Si Ipol
  • Opini
  • More
    • Video
    • Gaya hidup
    • Sosok
    • Tekno/Science
    • Galeri
    • Indeks Berita
Follow US
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan IPOL.ID
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
Ipol.id > Politik > Bawaslu-PBNU Kompak Tolak Politik Identitas
Politik

Bawaslu-PBNU Kompak Tolak Politik Identitas

Farih
Farih Published 01 Mar 2023, 07:45
Share
1 Min Read
bawaslu
Ketua Bawaslu Rahmat Bagja mengunjungi Kantor PBNU. Foto: NU Online
SHARE

IPOL.ID – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) menyambangi Kantor PBNU di Jakarta kemarin. Kedua lembaga membahas Pemilu 2024 mendatang. Dalam pertemuan yang dihadiri Ketua Bawaslu Rahmat Bagja dan Ketua PBNU KH Yahya Cholil Staquf itu sepakat menolak politik identitas.

Menurut Yahya, politisasi identitas sangat berbahaya karena dapat menimbulkan perpecahan di masyarakat. Politik identitas, kata dia, dijadikan alat aktor politik untuk menutupi kekurangannya.

“Tidak punya tawaran, lalu mereka menipu pemilihnya dengan politik identitas. Dengan kata lain politik identitas itu saya anggap penipuan,” katanya

Karena itu, dia meminta Bawaslu membuat narasi yang kuat terkait anti politisasi identitas.

Yahya juga menegaskan kesiapan PBNU bergandengan dengan Bawaslu membuat pemilu damai tanpa politik identitas.

Sementara itu Rahmat juga menegaskan bahwa Pemilu 2024 harus bersih dari politik identitas. Pihaknya menyerukan peserta pemilu tidak menjadikan tempat ibadah untuk berkampanye.

“Ke depan kami (Bawaslu) dan PBNU akan melakukan gerakan-gerakan yang melibatkan warga dari tingkat terkecil seperti forum warga, bisa juga melibatkan pengurus ranting PBNU, kabupaten kota sampai provinsi untuk membantu menangkal politisasi identitas dan politik uang,” ujarnya. (Far)

GN

Follow Akun Google News Ipol.id

Jangan sampai kamu ketinggalan update berita menarik dari kami
TAGGED: bawaslu, PBNU, politik identitas
Share this Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram Copy Link
Previous Article Lokasi wanita tewas dicor di Bekasi. Foto dok. ISt GPS Jadi Petunjuk Penemuan 2 Wanita Tewas Dicor di Bekasi
Next Article DWO00375 Jadwal Indonesia vs Irak Piala Asia U-20 2023 Hari Ini, STY Yakin Berikan Perlawanan Terbaik

TERPOPULER

TERPOPULER
Jelang AVC Men's Champions League 2026, di Pontianak, Bhayangkara Presisi, Bidik 4 Pemain Kelas Dunia
HeadlineOlahraga

Jelang AVC Men’s Champions League 2026 di Pontianak, Bhayangkara Presisi Bidik 4 Pemain Kelas Dunia

HeadlineJabodetabek
Viral Video Fasilitas Perpustakaan UI, Banyak Ember di Dalam Ruangan
07 May 2026, 10:53
Olahraga
Menpora Erick Tekankan Keterlibatan Swasta Demi Kemajuan Olahraga Nasional
07 May 2026, 08:00
Ekonomi
Peringati Hari Buruh Internasional, Serikat Pekerja Pegadaian Makassar Gelar Pekan Olahraga dan Seni
07 May 2026, 10:32
Jakarta Raya
Permudah Akses Layanan, BPJS Ketenagakerjaan Edukasi Peserta Manfaat Aplikasi JMO
07 May 2026, 11:04
Ipol.idIpol.id
Follow US

IPOL.ID telah diverifikasi oleh Dewan Pers
Sertifikat Nomor 1084/DP-Verifikasi/K/IV/2023
https://dewanpers.or.id/data/perusahaanpers

Copyright © IPOL.ID. All Rights Reserved.

  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan IPOL.ID
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
Logo Ipol.id Logo Ipol.id
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?