Tidak ketinggalan kostum Roro Jonggrang andalannya yang ia kenakan sejak pagi tadi. Saat ditanyakan dalam Bahasa Jawa, “Bu, enggak capek pakai hak tinggi?” Ugik tertawa dan tidak setuju, “Saya tuh seneng banget! Pakai selop gini enggak kerasa capek!”
Setelah buka puasa bersama, perempuan paruh baya itu tidak dapat menyembunyikan wajah senangnya. Ugik duduk bersama Arief Mulyadi, Direktur Utama PT PNM, sembari melakukan dialog hangat. Arief cukup dikenal akan kedekatannya dengan para nasabah. Tidak jarang beliau mengundang secara personal para Nasabah PNM Mekaar, seperti Libra dari Bali untuk mengunjungi ruang kerjanya di kantor pusat.
“Sampai sekarang masih belum sangka saya bisa bertemu Pak Direktur, bapaknya juga kok baik sekali, senang sekali bersyukur sama Allah,”kata Ugik lagi-lagi memperlihatkan kepolosannya.
Sesampainya di tempat penginapan, beliau menyambut dengan senyuman khas dengan gaun merah jambunya. Ugik turun sambil membawa kresek berisikan perabotan riasnya. Berat hati, Tim PNM menyusul dengan tas ransel baru untuk Ugik. Senyumnya jadi tambah lebar.
