Sedangkan Kaili Demi Teso menundukkan Tzai Mung Jie. Meski lawan menempel ketat, ia lolos 7-5 6-4. Datang sebagai unggulan kedua, Demi Teso mengaku cukup terbebani.
“Di dua partai pertama, saya bermain cukup grogi. Namun, kini saya telah mengatasinya dan mampu bermain dengan nyaman,” ujar petenis yang mengidolakan Iga Swiatek.
Demi pun menambahkan bahwa dirinya ingin memaksimalkan dua tahun terakhirnya berkarir di level junior. Petenis tujuh belas tahun itu mengincar babak utama grand slam junior pada tahun depan.
“Tahun ini, saya juga akan mulai terjun ke sirkuit pro. Saya harap segera mencatat nama di daftar peringkat WTA” tutur petenis yang bakal melakoni final perdana sepanjang karir juniornya.
Pada final tunggal putra, Minggu (21/5), Kuan Shou Chen (Taiwan) menghadapi Kandhavel Mahalingam Akilandeshwari (India). (bam)

