Ipol.idIpol.id
Aa
  • Home
  • News
  • Nasional
    • Jabodetabek
    • Jakarta Raya
    • Nusantara
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Si Ipol
  • Opini
  • More
    • Video
    • Gaya hidup
    • Sosok
    • Tekno/Science
    • Galeri
    • Indeks Berita
Reading: Mangkrak Puluhan Tahun, Proyek Sodetan Kali Tegal Amba Berubah Kubangan Sampah dan Muncul Bangunan Liar
Share
Ipol.idIpol.id
Aa
Cari berita disini...
  • Home
  • News
  • Nasional
    • Jabodetabek
    • Jakarta Raya
    • Nusantara
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Si Ipol
  • Opini
  • More
    • Video
    • Gaya hidup
    • Sosok
    • Tekno/Science
    • Galeri
    • Indeks Berita
Follow US
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan IPOL.ID
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
Ipol.id > Jakarta Raya > Mangkrak Puluhan Tahun, Proyek Sodetan Kali Tegal Amba Berubah Kubangan Sampah dan Muncul Bangunan Liar
Jakarta Raya

Mangkrak Puluhan Tahun, Proyek Sodetan Kali Tegal Amba Berubah Kubangan Sampah dan Muncul Bangunan Liar

Farih
Farih Published 31 May 2023, 22:40
Share
3 Min Read
b15200bb 5786 411b a602 9f1785179c77
Proyek mangkrak puluhan tahun, pengerjaan sodetan Kali Tegal Amba di permukiman RT 02/RW 17, Kelurahan Klender, Kecamatan Duren Sawit, Jakarta Timur dikeluhkan warga sekitar lantaran dipenuhi sampah, Rabu (31/5) siang. Foto: Joesvicar Iqbal/ipol.id
SHARE

IPOL.ID – Lantaran mangkrak puluhan tahun lamanya, pengerjaan sodetan Kali Tegal Amba di permukiman RT 02/RW 17, Kelurahan Klender, Kecamatan Duren Sawit, Jakarta Timur dikeluhkan warga masyarakat.

Sedianya proyek dicanangkan pemerintah sejak Tahun 2001 silam hingga kini tak kunjung terealisasi, bahkan justru berubah menjadi kubangan sampah yang sangat berisiko menjadi sumber penyakit.

Warga sekitar, Sobur mengeluhkan, proyek sodetan Kali Tegal Amba tersebut mangkrak akibat masalah pembebasan lahan bidang tanah warga yang terdampak pengerjaan.

“Masalahnya ini (bidang tanah warga yang terdampak) belum bebas, di depan (akses sodetan) pun belum bebas. Kita menyayangkan,” ungkap Sobur pada wartawan di Jakarta Timur, Rabu (31/5) siang.

Nah, selama bertahun-tahun proyek mangkrak tersebut, sodetan Kali Tegal Amba dengan kedalaman sekitar tujuh meter tersebut diuruk puing bangunan hingga terjadi pendangkalan dan dipenuhi sampah.

Sejak bertahun-tahun lalu warga sekitar sudah menanyakan tindak lanjut atas proyek sodetan Kali Tegal Amba ke pemerintah, tapi hingga kini belum ada tindak lanjut.

Warga RW 17 meminta bila pemerintah tidak dapat membebaskan lahan untuk melanjutkan proyek maka lahan sodetan Kali Tegal Amba yang sudah ada dialihkan menjadi taman.

“Inginnya dibuatkan taman. Bukannya kita enggak mau, cuman bisa enggak membebaskan makam ini. Kalau bisa silakan. Karena ini makam dedengkot semua,” tutur Sobur.

Mereka berharap proyek sodetan Kali Tegal Amba tidak dilanjutkan karena permukiman warga RW 17 selama ini tidak terdampak banjir, sehingga menilai pengerjaan tak diperlukan.

Sementara, Lurah Klender, Tri Silah membenarkan bila proyek sodetan Kali Tegal Amba yang digagas 22 tahun lalu hingga kini mangkrak hingga berubah menjadi tempat bangunan liar.

“Sudah banyak bangunan liar berdiri kembali, ada yang digunakan bedeng, ternak lele. Tumpukan puing di lokasi dulunya (diuruk warga) mungkin untuk mengurangi debit air. Asumsinya,” ungkap Silah.

Namun terkait pelaksana proyek, Silah belum dapat memastikan apa sejak awal digarap Dinas Sumber Daya Air (SDA) DKI Jakarta atau Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

Dia menyatakan perlu lebih dulu mengecek riwayat pengerjaan untuk memastikan apakah proyek sodetan Kali Tegal Amba milik Dinas SDA DKI Jakarta.

“Saya harus cari kejelasan dulu apakah memang punya (Kementerian) PUPR atau SDA kita (Pemprov DKI Jakarta). Biar enggak salah, dan enggak berasumsi,” tambah Silah.

Namun untuk sekarang ini pihaknya hanya dapat memastikan bila mangkraknya proyek sodetan Kali Tegal Amba tidak mengakibatkan banjir di permukiman warga Kelurahan Klender. (Joesvicar Iqbal)

GN

Follow Akun Google News Ipol.id

Jangan sampai kamu ketinggalan update berita menarik dari kami
TAGGED: sampah, sodetan kali tegal
Share this Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram Copy Link
Previous Article 164d1629 9823 4526 87da 62b83c135b59 Perintah Jokowi, Kapolri Bakal Sikat Siapapun yang Terlibat TPPO
Next Article d55ea227 d1ef 42ee bdc8 ae17dc584476 Pura-Pura Jadi Pembeli, 2 Handphone di Pet Shop di Ciracas Raib

TERPOPULER

TERPOPULER
piala presiden 2026 2
Olahraga

Jadwal Pertandingan Piala Presiden 2026: Duel 8 Klub Besar

Headline
PWI Pusat Sesalkan Pernyataan Hotman Paris, Minta Hormati Martabat Wartawan dan Kemerdekaan Pers
19 Jul 2026, 12:21
Nasional
Pimred Award dan Pena Emas 2026 Resmi Diumumkan, Ini Daftar Lengkap Para Penerima Penghargaan
19 Jul 2026, 12:06
Olahraga
Ahok dan 5000 Peserta Ramaikan Pancasakti Run 2026 di BSD, Dorong Gaya Hidup Sehat
19 Jul 2026, 17:29
Olahraga
Persija Rekrut Eks Timnas Bosnia Stjepan Lončar, Kontrak 2 Musim
19 Jul 2026, 13:33
Ipol.idIpol.id
Follow US

IPOL.ID telah diverifikasi oleh Dewan Pers
Sertifikat Nomor 1084/DP-Verifikasi/K/IV/2023
https://dewanpers.or.id/data/perusahaanpers

Copyright © IPOL.ID. All Rights Reserved.

  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan IPOL.ID
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
Logo Ipol.id Logo Ipol.id
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?