Kader senior Jumantik, Sri mempertanyakan operasional kader jumantik, posyandu, dasawisma di tingkat RW yang tidak tersentuh. ” Kita harapkan ada uang lelah, karena kami kepanjangan tangan ketua RT dan RW,” katanya.
Menanggapi itu, anggota DPRD DKI dari Fraksi Demokrat, Neneng Hasanah menyambut positif adanya sejumlah aspirasi warga.
Politisi yang akrab disapa bunda itu akan berkordinasi dengan SKPD terkait dengan pembangunan turap kali agar tidak longsor,
“Tolong segera difoto bagian yang mengalami longsor pinggiran kalinya. Agar segera diberikan kepada Sudin SDA Jakut, sehingga bisa langsung dikerjakan,” katanya.
Terkait dengan status tanah, anggota DPRD DKI yang sudah tiga periode duduk di Kebon Sirih itu bakal berkoordinasi dengan BPN Jakut. “Saya sudah berkomunikasi dengan pihak BPN. Mudah-mudahan dalam waktu dekat ada kejelasan,” imbuhnya.
Menyangkut operasional kader dawis, posyandu dan PKK di tingkat RW. Anggota Komisi D DPRD DKI itu mengatakan fraksinya sedang mengupayakan penganggaran bagi kader di tingkat RW dan RT. “Fraksi Demokrat hingga terus mengupayakan agar kader di tingkat RT dan RW bisa mendapatkan dana operasional. Karena itu sangat membantu untuk peningkatan kerja kader di lingkungan,” tutupnya.(Sofian)

