Selain itu, bagi Bank Mandiri sebagai penyedia layanan finansial, ISO 22301 menjadi sangat penting, karena posisi Bank Mandiri sebagai Bank Sistemik dan tuntutan stakeholder untuk ketersediaan layanan finansial selama 24 jam dan tanpa hambatan sehingga perusahaan harus bisa menangani secara cepat apapun gangguan yang terjadi, kata Made.
Dia menambahkan, lembaga keuangan dan institusi di luar negeri juga memandang bahwa Business Continuity Management (BCM) merupakan standar yang sangat penting, sehingga menjadi perhatian khusus.
Implementasi yang telah dilakukan oleh Bank Mandiri dalam rangka menghadapi kondisi gangguan meliputi governance & procedures yang terdiri dari organisasi, kebijakan & prosedur yang jelas dan lengkap, preparadness/persiapan menghadapi kondisi bencana berupa uji coba tanggap darurat, pemulihan bisnis dan pemulihan IT, serta crisis management berupa penanganan & eskalasi kejadian bencana dan komunikasi krisis.
Beberapa unit kerja kritikal yang tersertifikasi ISO 22301 tersebut antara lain Unit Business Continuity Management, Teknologi Informasi, Treasury, Cash and Trade Operations, serta Electronic Channel Operations.
