Selama ini, sivitas akademika Universitas Moestopo diberikan kebebasan penuh untuk melaksanakan ibadah sesuai dengan keyakinan agama masing-masing, dan sebagai fasilitasnya, kampus Universitas Moestopo telah menyediakan masjid dan musholla bagi umat Islam, kapel bagi umat Kristen Protestan dan Katolik, serta tempat ibadah bagi umat Buddha.
Hal ini juga diapresiasi melalui penghargaan inklusifitas yang diberikan oleh ASIC (Accreditation Service for International Schools, Colleges and Universities) Britania Raya. Kini, dengan adanya Padmasari/Pura, umat Hindu juga memiliki tempat ibadah yang sesuai dengan kepercayaan dan praktik keagamaan mereka.
Dengan dibangunnya Sanggar Pemujan Moestopo Satya Dharma, Universitas Moestopo semakin memperkuat nilai-nilai keberagaman dan memastikan bahwa seluruh mahasiswa dan staf dapat menjalankan ibadah dengan nyaman dan harmonis di lingkungan kampus. Ini adalah upaya universitas untuk menciptakan lingkungan yang inklusif dan menghormati hak setiap individu untuk beribadah sesuai dengan agamanya.

