“Kita tidak boleh hanya fokus pada lawan-lawan seperti China, Jepang atau Korea tapi ada Chinese Taipei, Thailand, dan Malaysia yang berpotensi mengejutkan,” ungkap Rionny.
“Mereka pemain-pemain muda yang punya ambisi besar. Jadi harus kita antisipasi dan jangan anggap remeh,” kata Rionny.
Sementara Alwi Farhan mengatakan persiapannya menuju BNI Badminton Asia Junior Championships 2023 berjalan baik. Ia menitikberatkan pada faktor mental untuk menghadapi nomor beregu campuran.
“Alhamdulillah sejauh ini persiapannya baik teknik maupun fisik berjalan lancar. Saya juga lebih menyiapkan pada faktor mental dan pikiran karena beregu ini berbeda dengan perorangan,” sahut Alwi.
“Apalagi kami bakal bermain sebagai tuan rumah jadi istilahnya kami harus punya semangat pantang menyerah, tidak mau kalah, selain menampilkan yang terbaim dan semoga bisa menjadi juara,” terang Alwi.
Selain nomor beregu campuran, BNI Badminton Asia Junior Championships 2023 juga akan memainkan nomor perorangan uang digelat pada 12-16 Juli di tempat yang sama. (bam)
