“Yang menentukan layak dan tidaknya itu FIFA, bukan Presiden. Tugas kita menyiapkan, memperbaiki, merenovasi, kalau sudah, FIFA ke sini, siap ya, berarti itu layak,” ujarnya.
Hadir mendampingi Presiden, antara lain, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Dito Ariotedjo, Ketua Umum Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) Erick Thohir, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, dan Wakil Ketua Umum PSSI Zainuddin Amali. (tim)

