“Sangat menyenangkan bisa kembali menjalani TC di China karena saya dapat menambah ilmu dan teman-teman latih tanding. Saya akan memanfaatkan waktu yang tersisa untuk terus berlatih sehingga bisa tampil lebih baik lagi di Asian Games 2023 Hangzhou nanti,”” kata Tharisa yang dihubungi Rabu (12/7/2023).
Lantas apa target Tharisa di Asian Games 2023 Hangzhou?, “Lawan-lawan yang dihadapi pasti berat. Tetapi, saya akan berusaha semaksimal mungkin untuk mewujudkan target pribadi saya menyumbangkan medali emas untuk Kontingen Indonesia,” jawabnya.
Pengidola atlet sanda asal China, Yueyao Li dan atlet sanda Indonesia, Puja Riyaya ini mengaku mulai berlatih wushu saat duduk di kelas 1 SMP untuk mengikuti jejak ayahnya.
Di bawah asuhan pelatih Sasana Lindu Aji Ungaran Cosing Team Muhammad Slamet, Tharisa yang cukup berbakat ini mampu mengukir prestasi di ajang event nasional dan internasional. “Tadinya, saya hanya ingin seperti bapak yang bisa beladiri dan juga untuk menjaga diri saat ada bahaya,” akunya. (bam)
