UMKM Bungbulang dipilih sebagai fokus utama kegiatan pemberdayaan, karena saat ini masih kesulitan dalam mengakses pasar, dan lokasinya yang cukup jauh dari pusat perdagangan di Kabupaten Garut dengan waktu tempuh kurang lebih 2,5 jam dari pusat kota,
Kegiatan dilaksanakan bersamaan dengan Peresmian Rumah Pemasaran pada Selasa (29/8) yang juga dihadiri oleh tokoh masyrakat dan perangkat desa Cihikeu. Di mana sebelumnya, tim BRI Life memberikan metari literasi keuangan dan asuransi, yang diikuti dengan aktivasi Asuransi AMKKM yang memberikan manfaat berupa perlindungan jiwa ini diberikan secara gratis sebagai bagian pemberian pengalaman berasuransi kepada para pelaku UMKM tersebut.
Mayoritas UMKM ini memproduksi makanan ringan khas Kecamatan Bungbulang seperti Pikda (Keripik Lada), Moring, Cimol, Sale Pisang, Bola Ubi, Kremes Ubi, Oseng Gurilem, Gula Semut, sampai Anyaman Bambu.
Koordinator pelaku UMKM Bungbulang Elih Muslihat berharap, semangat kebersamaan ini akan terus dibangun sehingga para pelaku UMKM di Bungbulang dapat bergerak lebih maju, terlebih ketika kelompok UMKM ini diikutsertakan dalam kegiatan Pemberdayaan UMKM yang diselenggarakan oleh BRI Life yang bekerja sama dengan BRI Research Institute.
