Lebih jauh, birokrat yang memulai pengabdiannya di Setjen MPR sejak tahun 1991 ini mengungkapkan bahwa tugasnya sebagai Deputi tentu penuh tantangan berat. “Saya melihat cukup banyak tantangan dan tentunya tidak mudah menghadapinya. Tapi, saya yakin dengan dukungan semua pegawai di Setjen MPR, kita pasti bisa menghadapi tantangan seberat apapun,” katanya.
Untuk itu, lanjut Ibu Titi sapaan akrabnya, mengajak seluruh komponen di Setjen MPR unuk bersinergi, berkolaborasi mewujudkan MPR menjadi lembaga terbaik di masa depan. Tentu saja dengan kerja-kerja yang sesuai dan menaati segala peraturan dan norma yang ada.
Diutarakan Ibu Titi, sebenarnya sangat tidak terbayang untuk menduduki posisi tersebut. “Tapi, sejak awal saya mengabdi di MPR, saya selalu berusaha dan bekerja maksimal dengan baik . Saya percaya , pasti lama kelamaan akan membuahkan prestasi,” ujarnya.
“Sekali lagi, saya ucapkan rasa syukur saya tak terhingga kepada Allah SWT yang memberi saya kesempatan menjadi Deputi di Setjen MPR. Rasa sayang saya yang tak terhingga kepada keluarga yang mendukung saya sejak awal. Intinya, saya akan bekerja maksimal dan akan memegang teguh sumpah dan janji saya terhadap amanah jabatan yang dipercayakan kepada saya,” tandasnya.
(Sol)
